Skip to main content

Putri Tanjung Bergabung, Dua Anak Konglomerat Telah Masuk Lingkaran Jokowi

Putri Tanjung adalah anak pemilik CT Corps Chairul Tanjung. Sedangkan Wamenparekraf Angela Tanoesodibjo adalah putri bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo.

Putri Tanjung Bergabung, Dua Anak Konglomerat Telag Masuk Lingkaran Jokowi
Putri Tanjung © cnnindonesia.com

22/11
- Presiden Jokowi alias Joko Widodo telah mengumumkan tuju staf khusus baru yang diambil dari kalangan milenial pada hari kami ( 21/11 ) kemarin. Salah satu yang di tarik oleh Jokowi adalah CEO dan Founder Creativepreneur sekaligus anak dari sang pemilik CT Corps Chairul Tanjung yaitu Putri Tanjung.

Dengan masuknya Putri Tanjung ke Istana, berarti ada dua anak Konglomerat yang telah bergabung di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Pada sebelumnya ada seorang putri pemiliki MNC Group Hary Tanoesoedibjo yaitu Angela Tanoesoedibjo yang mana telah dilantik sebagai Wakil Menteri Pariwisata dn Ekonomi Kreatif ( Wamenparekkraf ).

Yang mana telah diketahui bahwa Chairul Tanjung dan Hary Tanoesoedibjo adalah dua Konglomerat yang masuk kedalam daftar orang terkaya di dunia. Dilansir dari Forbes, pada tahun ini si Chairul berada pada posisi ke-7 dengan memiliki total harta 3,5 miliar USD atau setara dengan Rp 49,3 triliun. Sedangkan si Hary Tanoesoedibjo berada di ranking 31 dengan memiliki nilai harta 980 juta USD atau setara dengan Rp 13.8 triliun.

Dari kedua kolongmerat ini adalah pengusaha yang mana pada awalnya bukan pendukung Jokowi. Hary yang diketahui ketua umum partai Perindo telah sempat berada di kubu oposisi. Dan belakangan ini pada tahun 2018 ia berbalik mendukung Jokowi yang dulunya adalah seorang mantan Walikota Solo.

Sedangkan si Cahirul Tanjung adalah pengusaha kaya raya yang dikenal dekat dengan partai Demokrat dan juga mantang Presiden SBY ( Susilo Bambang Yudhoyono ). Ia pernah menjadi juga pernah menjadi seorang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada era SBY.

Jokowi beralasan dalam pemilihan Putri Tanjung dan enam orang lainnya, termasuk founder dari Ruangguru Adamas Belva Syah, untuk mendapatkan gagasan segera untuk lima tahun kedepan. "Supaya bisa cari cara baru yang out of the box, melompat untuk kaejar kemajuang" kata Presiden Jokowi, kamis 21/11.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar