Skip to main content

Perbedaan Web Statis dan Dinamis, Fungsi dan Kegunaannya

Perbedaan Web Statis dan Dinamis, Fungsi dan Kegunaannya

Perbedaan Web Statis dan Dinamis, Fungsi dan Kegunaannya - Website atau situs web saat ini memang sudah sangat marak diperbincangkan, mengingat perkembangan teknologi makin lama makin menjadi lebih canggih, sehingga menjadikan era modern ini lebih bisa dirasakan oleh kita pada saat ini khususnya adalah internet dan di pokokan kepada sebuah situs web atau website.

Website sendiri memiliki pengertian yaitu sebuah halaman web yang mana berhubungan satu sama lain yang isinya adalah sebuah informasi-informasi yang berasal dari berbagai kelompok, organisasi, ataupun pereorangan. Website agar dapat diakses melalui internet haruslah ditempatkan di server web. Ada sebuah web yang bisa di akses oleh semua orang yang mana sedang terhubung ke jaringan yang sama, ada juga situs web yang hanya bisa diakses oleh beberapa orang saja ( keterbatasan akses ).

Untuk sebuah website yang hanya bisa diakses oleh beberapa orang atau yang memiliki pembatasan akses bisanya sebelum ingin masuk atau mengakses website tersebut kita sebagai pengakses harus melakukan pendaftaran atau bisa juga harus membayar dulu ke website tersebut agar bisa menjadi pengguna dari website itu sendiri, dan biasanya website seperti ini di dalamnya menerapkan system pembatasan pengguna biasanya juga karena ada beberapa faktor diantaranya adalah tujuan komersial, menjaga keamanan, serta menghormati sebuah privasi.

Itulah pengertian website secara umum dan perbedaan website jika kita lihat dari sudut aksesnya. Tapi, jika kita melihat dari sisi teknologi website itu sendiri bisa terbagi kedalam dua jenis, yaitu sebuah website statis dan web dinamis. Dari kedua jenis website itu memiliki fungsi untuk menampilkan sebuah halaman web di browser.

Perbedaan Web Statis dan Dinamis

Yang membedakan dari kedua jenis website tersebut adalah jika website statis memiliki kegunaan untuk bisa dibuka di browser tapi para pengguna tidak dapat mengubah website itu langsung di browse, jadi haruslah dirubah dengan cara manual. Sedangkan kalau website dinamis maka web tersebut bisa untuk diperbarui dengan mudah dan juga bisa secara berkala.

Adapun perbedaan website statis dan dinamis yang lengkap adalah sebagai berikut:
  • Soal interaksi dari website. Jika website statis tidak ada interaksi dan sedangkan untuk website tersedia interaksi yang mana bentuknya bisa berupa komentar ataupun yang lainnya. 
  • Dalam penggunaan database, kalau website dinamis sudah menggunakan database dan biasanya juga menggunakan MySQL tapi jika website statis tidak sama sekali menggunakan database. 
  • Dalam penggunaan script kalau website dinamis lebih cenderung sudah menggunakan script Javascript, PHP, dan script jenis lainnya dan sedangkan website statis hanya menggunakan HTML saja. 
  • Untuk sebuah konten. Website statis lebih cenderung monoton dan kontenpun tidak di update, tapi jika website dinamis ada banyak sekali terdapat sebuah konten yang bervariasi dan sering juga melakukan update. 
Demikianlah ulasan tentang Perbedaan Web Statis dan Dinamis, Fungsi dan Kegunaannya secara lengkap. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu dan menambah wawasan kita semua khususnya dalam pengetahuan website. Perlu diketahui juga website dinamis lebih unggul dari pada website statis jika kita lihat dari masanya karena ini adalah sebuah fakta memanglah website dinamis itu mendominasi pada saat sekarang ini.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar